Emma Watson, Chris Martin, U2, Brad Pitt dan sederet selebritis lainnya sedang getol mengkampanyekan fair trade. Apa itu?
Tahu nggak, ternyata banyak banget perusahaan pakaian, makanan, kerajinan, dll kelas dunia yang melakukan ketidakadilan dalam berdagang. Mereka kurang memiliki perhatian terhadap lingkungan dan mempekerjakan buruh dari negara-negara berkembang (termasuk Indonesia) dengan upah yang sangat kecil. Padahal, keuntungan yang diraup perusahaan-perusahaan tersebut sangat besar. Nggak adil banget, kan? Nah, itulah yang diperjuangkan oleh gerakan Fair Trade ini. Cari tahu lebih jauh, yuk!
Yap, banyak sekali terjadi ketidakadilan dan pelanggaran aturan dalam perdagangan Internasional. Termasuk yang dilakukan brand-brand terkemuka dunia. Nah, fair trade ini adalah sebuah gerakan yang memperjuangkan perdagangan yang adil dan beretika bagi lingkungan dan pekerja serta mencegah terjadinya pelanggaran. Jadi, concern fair trade ini nggak jauh-jauh dari masalah kemanusiaan dan juga lingkungan. Selain meminta perusahaan-perusahaan untuk berbuat adil dalam produksinya, gerakan ini juga mendorong konsumen agar memilih produk dari perusahaan yang menjalankan prinsip fair trade, seperti Starbucks, People Tree (brand pakaian) Body Shop, Cadbury, dll.
Prinsip Fair Trade sendiri diantaranya adalah:
- Memberikan upah yang sesuai terhadap buruh dan sistem kerja yang sesuai etika dan HAM.
- Memberi kesempatan yang sama dan menghargai pekerja perempuan.
- Tidak mempekerjakan anak di bawah umur. Jika ada pekerja di bawah umur, maka harus sesuai peraturan (pendidikan, kesehatan, keamanannya harus terjamin)
- Memperhatikan lingkungan dan alam ( tidak mencemari atau mengambil sumber daya alam dengan semena-mena).
- Membeli produk dengan label/ keterangan fair trade.
- Membeli produk lokal, terutama industri menengah dan rumah tangga. Umumnya, dengan membeli produk lokal, kita turut mendukung ekonomi nasional dan para pekerjanya. Apalagi, kalau ada keterangan tambahan mengenai para pekerjanya, misalnya orang-orang yang kurang mampu atau berkebutuhan khusus.
- Membeli produk recycle hasil home industry atau dari perusahaan yang bergerak atas nama lingkungan.
- Kita juga bisa bertanya langsung ke produsen mengenai fair trade atau browsing mengenai perusahaan tersebut, sebelum membeli.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar